ASUS ROG GX800, Be The Fastest To Win All Competitions

Diposting pada

Untuk seorang gamer, terutamanya hardcore gamer, performa ekstra tinggi dari perangkat yang digunakannya menjadi poin yang sangat penting dalam bermain game. Dua komponen yang paling vital dan menjadi tolak ukur dalam memberikan pengalaman bermain terbaik ialah dari kualitas CPU dan GPU.  Tentu CPU dan GPU teranyar diharapkan mampu menjawab kebutuhan para gamer tersebut. Intel Core i7-7820HK dan Nvidia Geforce GTX1080 sekiranya menjadi teman yang cocok untuk berada di perangkat terbaik gamer profesional saat ini.

Menariknya, pada acara Consumer Electronics Show (CES) 2017 di Las Vegas, Amerika Serikat, ASUS memperkenalkan perangkat teranyar mereka yang menggunakan kedua chip tersebut. Ia bernama ROG GX800. Walaupun saya hanya bisa menyaksikan acara tersebut di youtube, tapi saya yakin semua orang yang menonton acara tersebut tentu akan setuju bahwa ASUS ROG GX800 adalah laptop yang sangat spektakuler dengan segala atribut yang melekat padanya. Dan kini, ia telah hadir di Indonesia.

ASUS ROG GX800

ASUS ROG GX800 is the real answer of professional gamers

ASUS ROG GX800 menggunakan spesifikasi hardware yang sekelas dengan PC dekstop, yakni dikepalai oleh prosesor Intel Core i7-7820 HK berkecepatan 4,2 GHz, RAM 64 GB DDR4 2800 MHz, dua buah GPU GTX 1080 SLI, serta tiga buah SSD 512 GB dengan fitur NVMe SSD RAID 0.

Ide awal pembuatan perangkat ini adalah adanya keinginan ASUS untuk menciptakan komputer portable yang performanya tak kalah dengan PC dekstop. Dengan bermain game di luar rumah dan bisa bersosialisasi langsung dengan gamer lainnya, seakan ini menghilangkan stereotip bahwa gamer itu harus “ngurung” di kamar saja. ASUS tampaknya sangat berambisi untuk mewujudkan gagasan ini, terlihat dari riset awalnya dimulai sejak 2003.

ASUS ROG GX800 merupakan satu gadget ekslusif yang harus dimiliki oleh gamer profesional. Bukan hanya bicara soal spesifikasinya yang “kelas dewa”, tapi juga gadget ini berstatus limited edition. Sepertinya ASUS tak akan memperdulikan seberapa besar penjualan ROG GX800, tapi ini sebagai ajang pembuktian bahwa mereka bisa mewujudkan semua mimpi para gamer. Anda tak akan percaya bahwa ASUS ROG GX800 merupakan laptop tercepat yang pernah dibuat, baik dari segi prosesor maupun grafis.

Hal yang berkesan pertama kali ketika anda melihat ASUS ROG GX800, ia merupakan perangkat yang besar dan tak lazim untuk kategori laptop. Laptop ini memiliki layar besar 18,4 inci, berbobot 5,7 Kg dengan ketebalan 45 mm, belum lagi ditambah docking station yang berbobot 4,7 kg. Meskipun tampak cukup merepotkan, tapi ia akan menjadi teman ideal bagi para gamer profesional.

ASUS ROG GX800 with docking

Oke, daripada takut repot duluan, lebih baik kita mengenal dulu dalamannya..

ASUS ROG GX800 menggunakan prosesor teranyar Intel Core i7-7820HK. Prosesor quad-core ini merupakan generasi ke-7 Kaby Lake chip yang diperuntukkan ke laptop. Prosesor ini menjadi prosesor tercepat ketiga pada seri konsumen setelah Core i7-7920HQ dan Xeon E3-1535M v6. Dengan clock speed yang lebih tinggi, kinerjanya sedikit lebih cepat dari top model Skylake, Core i7-6920HQ. Kinerja prosesor ini sangat cukup untuk mengerjakan tugas-tugas berat setara prosesor quad-core pada PC dekstop.

Prosesor Intel Core i7-7820HK memiliki clock speed tinggi hingga 4,6 GHz. Clock speed yang tinggi ini akan sangat membantu permainan para gamer, antara lain mampu meningkatkan frame rate (FPS) dan mempercepat kinerja game yang sangat boros daya. Selain main game, clock speed tinggi akan mempercepat proses rendering 3D / video editing, serta membuka berbagai media sosial dan aplikasi sekaligus.

multitasking with ASUS ROG GX800

Apabila anda merasa masih kurang dengan kinerja clock speed yang diberikan, anda bisa melakukan overclocking. Overclocking adalah proses untuk membuat perangkat berjalan dengan kecepatan yang melebihi ketentuan awalnya. Bagi para gamer profesional, fitur ini wajib dilakukan untuk mendapatkan pengalaman bermain terbaik.

Menurut saya, fitur overclocking ASUS ROG GX800 sangat fantastis. Ada apa dengan overclocking-nya? Pertama yang perlu diketahui bahwa bawaan standar pabrikan, prosesor quad-core Intel Core i7-6820HK maksimum berfrekuensi 3,6 GHz, tetapi ROG GX800 mampu melakukan overclocking CPU hingga 4,6 GHz dan GPU hingga 2,1 GHz. Yang kedua, semua kegiatan overclocking bisa dilakukan hanya dengan sekali klik via ASUS Gaming Center. Anda bisa mengatur sendiri secara manual frekuensi CPU dan GPU hingga ambang batas tertentu.

ASUS Game Center

Kinerja prosesor juga ditunjang dengan RAM 64 GB DDR4 2800 MHz dan kartu grafis Nvidia Geforce teranyar GTX1080. Ia menggunakan kartu grafis bertipe 2 Way SLI GTX1080. Artinya apa? Artinya ROG GX800 menggunakan gabungan 2 buah kartu VGA GTX1080. Artinya lagi, performa dan kinerjanya akan lebih besar. Bisa anda bayangkan, dengan satu buah kartu VGA jenis ini saja kekuatannya sudah sangat gahar, apalagi dengan gabungan 2 buah kartu sekaligus?

Secara spesifikasi, Nvidia GTX 1080 memiliki CUDA Core sebanyak 2560, base clock 1607 Mhz dan boost clock 1733 MHz. Satu buah GTX 1080 memiliki VRAM 8 GB GDDR5X dengan jalur memori bus selebar 256 bit berkecepatan 10 Gbps. Apalagi kartu grafis teratas Nvidia ini telah dibekali dengan fitur VR Ready, Nvidia G-SYNC, Vulkan API, OpenGL, dan lainnya.

Fungsi fitur G-SYNC pada Nvidia berguna untuk memperhalus gerakan gambar dengan menyesuaikan refresh rate yang dihasilkan GPU, sehingga gerakan pada layar lebih mulus dan mengeliminasi gerakan patah-patah (screen tearing) akibat ketidakcocokan refresh rate antara layar dan GPU. Semua fitur ini akan berguna untuk memaksimalkan semua efek-efek dalam game sehingga bisa berjalan mulus ketika dimainkan.

Dan tak lupa kita lihat dari segi penyimpanannya. ASUS ROG GX800 menggunakan jenis media penyimpanan cepat berbasis SSD, Samsung SM951 RAID 0 berkapasitas 521 GB. SSD ini diklaim yang tercepat di abad ini. Dan bukan hanya satu atau dua, tetapi ada tiga SSD sekaligus yang dibenamkan dalam ROG GX800 sehingga total bisa menyimpan data 1,5 TB. SSD tersebut juga memiliki fitur Non Volatile Memory Express (NVMe) yang memanfaatkan slot PCIE generasi ke-3 M.2 untuk memaksimalkan kecepatan bandwidth-nya. Hal ini memungkinkan anda bisa memasukkan berbagai macam konten gaming 3D paling berat sekalipun dengan cepat. Penggunaan PCIE 4 juga lebih aman dan tahan lama, karena jika salah satu keping SSD rusak, maka keping SSD lain tetap aman. Semua jenis penyiksaan yang anda bebankan pada laptop ini akan aman terkendali dan dijamin wuzzzz.

Dalam menjalankan aktivitas pendinginan sistem, ASUS ROG GX800 memiliki sebuah kipas cukup besar yang kecepatannya dapat disesuaikan. Terdapat dua buah ventilasi yang terletak di kiri dan kanan laptop untuk menyaring udara masuk. Sementara itu, panas dari sistem akan dikeluarkan melalui exhaust yang terletak di belakang laptop.

exhaust ASUS ROG GX800

Jika anda ingin bermain game berat, anda bisa menyetel kipas hingga kemampuannya 100%. Tapi hal ini akan menghasilkan suara kipas yang cukup berisik mengingat ia harus menenangkan berbagai komponen buas yang sedang beraksi. Anda yang merasa terganggu dengan situasi tersebut bisa masuk dalam docking mode untuk menjalankan watercooling system.

docking mode ASUS ROG GX800

Docking khusus ASUS ini dinamakan Hydro Overclocking Station. Cara kerjanya adalah dengan mengalirkan cairan dari tangki melalui tabung selang yang didorong oleh pompa menuju ke dalam perangkat untuk mendinginkan sistem yang sedang bekerja. Setelah menunaikan tugasnya, cairan panas dialirkan keluar sistem dan kembali menuju docking untuk didinginkan lagi dengan radiator. Panas cairan akan dibuang keluar melalui lubang ventilasi pada radiator. Konsep ini mirip dengan sistem pendinginan pada sebuah mobil.

Secara sekilas, watercooling system yang digunakan ASUS ROG GX800 tampak seperti ROG GX700, padahal kenyataannya sangat berbeda. ASUS telah mendesain ulang konsep pendinginan dengan membuat aliran watercooling mampu mengaliri dua buah GPU dan CPU sekaligus sehingga mereka akan tetap kalem. Diameter pendingin tersebut juga dibuat 20% lebih besar dari pendahulunya sehingga dapat menampung lebih banyak coolant. Bila sudah menggunakan docking mode, anda bisa “menyiksa” ROG GX800 hingga batas tertingginya.

Namun, untuk menjalankan docking mode tersebut, anda membutuhkan daya 660 W karena harus memasang dua buah charger. Satu dipasang di notebook dan satunya lagi dipasang pada watercooling. Ini jelas berbeda dengan ROG GX700 yang dengan charger 330 W saja sudah cukup menghidupi laptop dan watercooling sekaligus. Hal ini sebenarnya wajar saja mengingat ROG GX800 menggunakan 2 buah kartu grafis Nvidia GTX1080.

charger ASUS ROG GX800

Terlihat boros listrik? Tak terlalu kok, karena kesimpulan itu hanya hitung-hitungan kasar saja. Dalam prakteknya, pihak ASUS mengklaim listrik yang dikonsumsi tidak akan sebesar itu dalam docking mode, yakni hanya sekitar 550 W saja. Anda pun sebenarnya sudah bisa mendapatkan 90% kemampuan laptop ini tanpa menghubungkan docking asalkan tetap di-charge dengan daya 330 W.

Dan, berikut ini hasil benchmark dari tiga buah mode yang ada pada ASUS ROG GX800 menggunakan salah satu software benchmark populer di dunia, Cinebench R15.

Standard Mode

cinebench standard

Optimized Mode

cinebench optimized

Extreme Mode

cinebench extreme

Nah, sekarang kita akan bahas layar yang tak kalah pentingnya dalam aksi gaming anda..

ASUS ROG GX800 menggunakan layar IPS ukuran 18,4 inci yang sangat luas. Layar 18,4 inci memang terkesan besar untuk ukuran laptop, tapi ia sangat pas untuk kebutuhan bermain game premium. Layar IPS pada ASUS ROG GX800 menawarkan akurasi dan reproduksi gambar yang sangat cocok untuk aktivitas game 3D, fotografi, desain grafis, hingga membuat film. Layar IPS juga mendukung sudut penglihatan lebih besar hingga 178 derajat baik secara vertikal maupun horizontal. Ini jelas memberikan keuntungan kepada para gamer untuk mendapatkan posisi ternyaman dan terbaik dari sudut manapun yang diinginkan.

layar ASUS ROG GX800

Panel layar ASUS ROG GX800 memiliki resolusi Ultra HD 4K dengan tingkat refresh rate 60 Hz. Artinya layar mampu menampilkan 60 gambar per detik. Sudah sepantasnya laptop gaming dengan kartu grafis terbaik ditemani dengan layar berteknologi mumpuni yang mampu mentransmisi gambar lebih baik. Selain itu terdapat teknologi Spendid Display dimana ia mempunyai empat buah mode yang bisa dipergunakan untuk pengaturan layar saat dihidupkan, yakni Normal Mode, Eye Care Mode, Vivid Mode, dan Manual Mode.

  • Normal Mode, ialah mode dimana LCD telah diatur sedemikian rupa sehingga lebih optimal untuk kenyamanan tampilan visual. Mode ini cocok digunakan untuk bekerja sehari-hari, seperti pembuatan dan pengeditan dokumen.
  • Eye Care Mode, ialah mode dimana kecerahan cahaya biru LCD akan dikurangi hingga 33% untuk mengurangi kelelahan dan cedera pada mata. Mode ini cocok digunakan untuk penggunaan laptop dalam jangka waktu lama.
  • Vivid Mode, ialah mode dimana kontras warna, ketajaman gambar, dan visualisasi dibuat lebih tinggi dari sebelumnya. Mode ini cocok digunakan untuk pembuatan dan pengeditan video/foto, bermain game dan lain-lain.
  • Manual Mode, ialah mode dimana pengguna bebas mengatur kecerahan dan tampilan layar sesuai keinginannya.

Layar juga telah mendapatkan sentuhan finishing matte yang berguna untuk membuat mata para gamer tak mudah lelah saat berinteraksi dengan laptop dalam jangka waktu lama. Jenis layar ini juga membantu mereduksi pantulan sinar cahaya dari luar secara signifikan sehingga anda tak akan terganggu.

Kurang apalagi? Sudah keren, aman pula.

Dan yang terakhir kita akan bahas fitur tambahan lainnya yang tak kalah kece badai.

Bila membicarakan barang ekslusif, pasti kita tak kan luput melihat bungkus yang menyelimutinya.

Secara sekilas, desain ASUS ROG GX800 terlihat tak berbeda dan hampir sama persis dari pendahulunya ROG GX700 dan ROG G752. Warna metallic grey menyelimuti hampir sekujur tubuh ASUS ROG GX800. Cover panel LED, keyboard area, dan palm rest terbuat dari bahan aluminium, sedangkan untuk bagian bawah, khususnya cover penutup kompartemen bagian dalam, terbuat dari material plastik khusus. Pada bagian belakang cover panel LED terdapat logo ASUS dan dua garis tegas dengan sudut kemiringan 70 derajat yang bisa menyala. Sepertinya, tujuan ASUS memberikan kesamaan desain dan gimmick tambahan seperti ini untuk membedakan laptop gaming dengan laptop biasa dan memberikan gambaran branding yang sangat kuat.

logo ASUS

Dari penampilan keyboard-nya juga sangat keren. ASUS ROG GX800 bukan lagi menggunakan single LED keyboard yang berwarna merah, tetapi sudah menggunakan RGB keyboard yang dapat memancarkan bermacam warna. Tentu ini lebih keren daripada single LED keyboard yang hanya satu warna. Anda bisa menyesuaikan nyala lampu yang anda inginkan melalui ROG Aura di dalam ASUS Gaming Center.

RGB keyboard ASUS ROG GX800

ASUS ROG GX800 menggunakan teknologi mechanical keyboard yang menambah kenyamanan mengetik tuts karena terasa clicky, halus, empuk, serta daya tahan lebih unggul dari sebelumnya. Tombol WASD yang biasa digunakan oleh gamer bertipe First Person Shooter diberi sentuhan warna agak tebal dengan aksen putih disekelilingnya. Tombol untuk memanggil ASUS Gaming Center pun telah berpindah dari sebelumnya berada di dekat Numlock menjadi berada di pojok atas berdampingan dengan tiga tombol makro key, video record, dan volume.

Perangkat canggih ini juga dipersenjatai dengan trackpad yang sangat responsif dan daya jelajah yang amat luas. Trackpad button dibuat dengan sangat baik dan empuk ketika ditekan. Berbeda dengan pendahulunya, di perangkat ini ada logo ASUS di sebelah kanan laptop yang ikut menyala saat perangkat dihidupkan. Dengan sedikit pengaturan RGB keyboard, anda bisa melihat logo ini ikut memancarkan warna yang dapat memikat mata.

keyboard ASUS ROG GX800

Dalam bermain game tipe multiplayer seperti LAN Party yang membutuhkan fitur real time video chat, ASUS ROG GX800 telah melengkapi dengan dual array microphones yang dapat menangkap suara dengan jernih tanpa harus terganggu suara lingkungan berisik disekitar. Di dalam mikrofon ini juga terdapat teknologi Noise Supression besutan ASUS yang dapat menyaring polusi suara saat pengguna mengetuk keyboard, suara kipas laptop, atau audio yang dikeluarkan game. Ini jelas tak akan mengganggu komunikasi anda dengan lawan bicara anda oleh suara yang tak diinginkan.

Dan untuk memberikan pengalaman bermain game yang lebih baik lagi, ASUS memberikan paket bonus berupa mouse bernama Gladius. Mouse gaming ini dapat di atur tingkat responsifnya hingga 6400 dan ini sangat ideal untuk bermain game tipe First Person Shooter.

mouse ASUS ROG GX800

Kemudian, dalam keperluan menangkap sinyal, ASUS melengkapi ROG GX800 dengan antena WiFi eksternal. ASUS mengklaim antena WiFi eksternal ini 50% lebih baik dalam menangkap sinyal dibandingkan antena WiFi standar. Hal ini akan membantu para gamer untuk memainkan game online saat tidak menggunakan LAN.

Fitur lain dari ASUS ROG GX800 adalah ASUS GameFirst III. Fitur ini memungkinkan anda untuk menggunakan koneksi internet secara multitasking, seperti bermain game sambil men-download file. Cara kerja fitur ini adalah dengan mengoptimalkan koneksi internet untuk kebutuhan gaming dibandingkan untuk kebutuhan lain di luar game. Anda tak perlu khawatir pengalaman bermain anda akan berkurang saat melakukan aktivitas lain berbarengan.

The Real Monster Gaming Machine ini dilengkapi dengan berbagai macam port, mulai dari HDMI 2.0 port untuk mendukung monitor 4K dengan tingkat refresh rate 60 Hz, display port 1.3 yang mendukung monitor 8K (dual 4K) 60 Hz, USB 3.1 Type C yang mendukung Thunderbolt 3.0, USB 3.0 Type A, headphone jack, mic jack, 2-1 card reader, LAN port, dan Kensington Lock.

port ASUS ROG GX800

Gimana, sudah puas belum? Masih berpikir kerepotan dalam membawa ASUS ROG GX800? Tenang saja kok, karena ASUS telah mempersiapkan bonus paket pembelian berupa 1 tas laptop dan 1 koper hardcase yang dapat memudahkan dan melindungi perangkat anda saat bepergian.

Adapun spesifikasi lengkap ASUS ROG GX800 adalah sebagai berikut.

Main Spec.ROG GX800 (G-SYNC)
CPUIntel® Core™ i7-7820HK processor overclock up to 4,6GHz
OSWindows 10
Memory64GB DDR4 up to 2800MHz
StorageM.2 PCIEX4 NVMe 512G*3 RAID 0
DisplayWorld First 18.4” Anti Glare 4K UHD IPS LED backlight (3840X2160) with G-SYNC
GraphicsNVIDIA® GeForce® GTX 1080 SLI - 16GB GDDR5 VRAM
Input/Output1 x Microphone-in/Headphone-out jack, 1 x VGA port/Mini D-sub 15-pin for external monitor, 3 x USB 3.0 port(s), 2 x USB 3.1 port(s), 1 x RJ45 LAN Jack for LAN insert, 1 x HDMI, 1x Thunderbolt
CameraBuilt-in HD camera and array mic
ConnectivityIntegrated 802.11ac, BT 4.0 support
AudioBuilt-in Speakers and Analog Microphone, Built-in Azalia compliant audio chip, SonicMaster. Built-in subwoofer, 4 speakers. ESS Sabre Headphone DAC to enhance audio performance
Dimension45.8(W) x 33.8(D) x 4.34 ~ 4.74 (H) cm
Battery74WHrs, 4S2P, 8 Cell Li-ion Battery pack
AccessoriesGX800VH Liguid Cool Docking
Gaming Mouse
Gaming Suitcase & Backpack bag & Antenna
Warranty2 years full global warranty

Dan untuk harga, sepertinya anda harus merogoh kocek agak dalam. Hadir dengan berbagai kemampuan dan spesifikasi yang gahar seperti itu, ASUS ROG GX800 dibanderol dengan harga Rp95.499.000.

Harga yang tak lazim, tapi dengan melihat semua yang ada padanya, saya bisa katakan bahwa itu wajar saja. Dan saya pun juga berani mengatakan, “ASUS ROG GX800 is the best gaming laptop“. Gelar ini belum tertandingi hingga ASUS ataupun vendor lain mampu membuat perangkat lain yang lebih gahar lagi.

Ayo saatnya beraksi bersama ASUS ROG GX800. Be The Fastest To Win All Competitions!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *