Alasan Praktis Mengapa Smartphone Android Harus Di Root

Diposting pada

AhmadKurniadi.com – Mungkin ada banyak orang yang mengatakan jangan me-Root android anda karena akan menghapus garansi dari android tersebut. Namun tak sedikit pula yang ingin melakukan proses Root atau Rooting pada smartphone atau tablet Android yang digunakan. Terkadang ada juga beberapa pengguna Android yang bingung apakah ia harus melakukan Root atau tidak. Nah kali ini saya akan menjelaskan alasan mengapa smartphone Android harus di root.

smartphone android harus di root

1. Dapat menghapus aplikasi bawaan Android

Tak sedikit dari kita yang merasa bahwa aplikasi bawaan android ada yang tidak berguna, dan itu hanya akan membuat ruang penyimpanan menjadi penuh dan berakibat mengurangi kinerja android. Namun yang menjadi masalah adalah bahwa aplikasi bawaan android itu tidak bisa di uninstal atau dihapus. Jadi dengan kalian melakukan rooting pada android kalian maka kalian bisa mengakses ke system lebih dalam dan anda bisa menghapus aplikasi bawaan android dengan mudah.

2. Menghapus Spyware seperti Carrier IQ

Carrier IQ sampai saat ini masih menjadi sebuah ancaman serius bagi para pengguna Android khususnya di Amerika Serikat. Ya walaupun meski operator selular seperti Sprint telah berjanji tidak lagi memakai jasa Carrier IQ tapi user tidak akan tau jika ponsel Android mereka tengah dimata-matai oleh spyware semacam Carrier IQ. Trevor Eckhart yang telah menemukan adanya Carrier IQ juga telah memberikan sebuah aplikasi untuk mendeteksi adanya Spyware pada android yang disebut sebagai Logging Test App. Aplikasi ini akan mendeteksi jika ponsel Android anda memiliki spyware. Nah jika hasil tes positif maka segeralah ke Android Market untuk mendapatkan Logging Test App Pro Key yang berguna untuk mengapus Carrier IQ atau spyware lainnya. Nah hal ini hanya bisa anda lakukan jika ponsel Android anda telah dirooted.

3. Meningkatkan Battery Life

Sejumlah besar custom ROM yang ada pada saat ini dibuat untuk meningkatkan umur baterai melalui setting internal dan juga pengaturan aplikasi termasuk network dan penghapusan bloatware.

4. Dapat Upgrade Android Lebih Awal

Apakah kalian masih sabar menanti upgrade resmi untuk smartphone Android kalian? Jika kalian sudah tidak sabar lagi maka inilah saatnya android kalian harus di rooting. Custom ROM Android memungkinkan kamu bisa untuk mendapatkan Android OS versi terbaru sebelum versi tersebut secara resmi diberikan melalui OTA update.

5. Custom ROM

Jika kalian ingin mendapatkan user experience yang terbaik di Android maka anda perlu untuk flashing sebuah custom ROM yang memang didesain untuk user. Sejumlah custom ROM bahkan memberikan versi Android terbaru sebelum versi tersebut rilis secara resminya. Model custom ROM juga fokus pada fungsi dan stabilitas. Salah satu custom ROM yang paling populer adalah CyanogenMod yang fokus pada peningkatan performa dan juga tampilan yang cukup menarik.

6. Aplikasi Khusus Root

Ada ratusan aplikasiatau bahkan lebih yang sangat berguna namun hanya bisa diakses pada android rooted. Jadi, jika kalian rooting Android device maka kalian akan memiliki kesempatan menggunakan aplikasi tersebut. Berikut adalah contoh dari sejumlah aplikasi yang hanya bisa dijalankan di rooted Android.

7. Overclocking

Saat Anda rooting Android, Anda akan mendapatkan sejumlah kontrol ke komponen hardware sehingga memungkinkan overclocking dan undervolting.

8. Meningkatkan Performa

Selain bisa overclocking, pengguna Android Rooted akan mendapatkan peningkatan performa  pada ponsel melalui kernel tweaks yang dilakukan oleh sejumlah aplikasi, custom ROM, atau melalui sofware lain.

9. Bloatware

Bloatware atau sering disebut juga sebagai aplikasi sampah yang mayoritas ada pada ponsel Android. Anda pastinya juga telah mengenal Samsung TouchWiz, HTC Sense dan Motorola MotoBlur sebagai sebuah custom UI yang memiliki sejumlah fitur dalam satu paket dan telah ter-install dalam ponsel Android buatan masing-masing vendor tersebut. Sejumlah bloatware memang sangat berguna tapi kebanyakan akan membuat kalian tidak bisa melakukan banyak hal di ponsel Android kalian. Bloatware tersebut bisa mempengaruhi performa ponsel bahkan dapat memblokir sejumlah fitur dari ponsel Android kalian. Yang paling buruknya, aplikasi bloatware itu tidak bisa kalian uninstall atau dihapus, kecuali jika kalian me-rooting ponsel Android kalian.

Nah setelah tadi sudah saya jelaskan keuntungan jika kalian melakukan Rooted pada Android. Namun dibalik keuntungan yang anda dapatkan saat me-root android anda, ada berbagai kerugian yang bisa anda terima. Dibawah ini adalah kerugiannya.

1. Hilangnya Garansi

Garansi ponsel Android kalian tidak akan berlaku jika smartphone atau tablet kalian mengalami kerusakan. Hal ini diakibatkan karena ketika pengguna Android melakukan Root, maka secara tidak langsung kalian sudah tidak lagi menggunakan pengaturan standar atau bawaan dari pabrik ponsel android kalian.

2. Keamanan ponsel akan rentan

Root memang begitu sangat menyenangkan, namun jikan kalian melakukan Root berarti kalian mempersilahkan para virus dan juga malware untuk masuk secara bebas kedalam ponsel atau tablet karena Root tersebut membuka keamanan yang disematkan oleh pabrik. Namun tenang saja banyak antivirus yang hadir di Google Play yang dapat kalian download untuk menambal celah keamanan tersebut. Untuk kalian yang sering menggunakan Internet Banking di smartphone atau tablet Android yang sudah dalam posisi Rooted harus lebih waspada.

3. Menggangu stabilnya performa

Dengan kalian melakuakn root panda Android kalian, kalian memang dapat secara leluasa menghapus aplikasi bawaan ataupun melakukan overclock pada ponsel android kalian. Namun terkadang dengan melakukan aktivitas tersebut mengakitbatkan performa ponsel atau tablet Android yang kalian gunakan menjadi tidak stabil atau menjadi cepat panas dan baterai yang akan lebih cepat habis. Nah solusinya jika ponsel android anda sudah terganggu performanya sebaiknya secepatnya dilakukan flashing.

Itulah tadi pembahasan terkait alasan mengapa smartphone android harus di root. Semoga saja artikel ini bisa memberikan pencerahan kepada anda untuk lebih memilih me-root smartphone android anda atau tidak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *