Penjelasan Lengkap Tentang Token Listrik

Diposting pada

AhmadKurniadi.com – Saat ini, keberadaan listrik sudah sangat di butuhkan dalam setiap waktu dan di setiap daerah. Ya, seiring perkembangan jaman kebutuhan akan listrik selalu meningkat, mulai dari bidang industri, rumah tangga dan lain-lain. Di Indonesia sendiri, kebutuhan masyarakat akan listrik dikelola oleh Perusahaan Listrik Negara atau yang lebih dikenal dengan singkatan PLN.

Sejak beberapa tahun yang lalu, atau lebih tepatnya sejak tahun 2012 PLN mngeluarkan jenis pengelolaan listrik terbaru yang disebut dengan Listrik Pintar. Listrik pintar ini juga sering disebut dengan token listrik dari PLN.

Token listrik sendiri pertama kali diperkenalkan di daerah Nusa Tenggara Barat, namun saat ini hampir di semua wilayah Indonesia menggunakan token listrik. Mengapa token listrik saat ini lebih banyak digunakan oleh masyarakat?

Tentu saja karena token listrik memiliki kelebihan yang menguntungkan masyarakat sekaligus pihak PLN. Keuntungan yang akan diperoleh oleh masyarakat antara lain yaitu karena dengan menggunakan token listrik anda bisa menggetahui berapa sisa kwh dalam token anda, kapan anda harus mengisi ulang token dan lain-lain.

Kelebihan inilah yang menjadikan token listrik disebut dengan Listrik Pintar. Selain itu, untuk mendapatkannya juga bisa diberbagai tempat. Berikut ini beberapa tempat yang menjualnya:

  1. Via online, sama seperti penjualan pulsa all operator, token pulsa juga dapat dibeli atau didapatkan secara online. Saat ini bahkan banyak situs yang menyediakan token listrik dengan kelebihan masing-masing di setiap situsnya. Misalnya dengan mendapatkan bonus voucher, mendapat potongan harga yang kemudahan lain yang mungkin tidak ditawarkan oleh situs pesaing. Jika anda sudah menggunakan listrik pintar ini, anda bisa mengisi ulang dengan membeli di Token Listrik Online, sebuah layanan untuk anda dari Tokopedia.
  2. Loket PPOB (Payment Point Online Bank), loket-loket ini sudah banyak tersebar di Indoensia, bahkan di kota kecil sekalipun. Untuk Loket PPOB yang paling mudah anda jumpai antara lain yaitu di Kantor Pos.
  3. Mini market. Jika dulunya mini market digunakan hanya sebagai tempat menjual sembako dan kebutuhan fisik lainnya, namun saat ini minimarket juga menyediakan pulsa dan token listrik. Beberapa mini market yang menyediakannya adalah Alfamart dan Indomart.
  4. SMS, selain tempat-tempat di atas, anda juga ternyata dapat mendapatkan token listrik via sms. Tentu saja bukan sms biasa, melainkan melalui sms banking ataupun menggunakan aplikasi T-cash Telkomsel.

Untuk keberagaman harga token listrik di setiap tempat penjualan di atas, bisa saja membandrol harga yang berbeda. Sebab untuk beberapa tempat yang merupakan perusahaan nirlaba pasti akan menaikkan harga demi mengambil keuntungan.

Meskipun begitu, namun biasanya kenaikan harga yang ditetapkan tidak begitu tinggi, yaitu hanya berkisar 1-3 rb rupiah saja. Dan keberagaman jumlah token listrik yang bisa anda beli yaitu mulai dari Rp. 20.000, Rp. 50.000, Rp. 100.000, Rp. 500.000, Rp. 1.000.000, hingga 1 juta lebih.

Dalam setiap pembelian token listrik tersebut anda sudah termasuk :

  1. Kwh
  2. PPJ tau pajak penerangan jalan. Untuk jumlahnya tergantung dengan daerah tempat anda membeli token.
  3. Materai. Anda juga sudah termasuk membayar materai dimana untuk pembelian token 250 ribu hingga 1 juta akan di kenai materai 3 ribu, sedangkan untuk token listrik di atas 1 juta akan di kenai biaya materai 6 ribu rupiah.
  4. Biaya administrasi yang akan dikenakan oleh setiap bank. Biasanya setiap bank akan membadrol biaya administrasi yang berbeda.

Jika penjelasan di atas merupakan keuntungan yang akan didapatkan oleh masyarakat, lalu apa keuntungan penggunaan token listrik ini untuk pihak PLN?

Token ini merupakan jenis listrik prabayar. Ya, untuk bisa menikmati fasilitas listrik dari PLN, anda harus terlebih dahulu mendapatkan token dengan cara membelinya di tempat-tempat yang sudah di jelaskan di atas. Dengan menggunakan sistem prabayar ini, maka tidak mungkin pihak PLN mengalami kerugian akibat penunggakan pembayaran seperti yang sering dilakukan masyarakat ketika menggunakan listri pasca bayar.

Penggunaan listrik prabayar ini juga akan meningkatkan penyebarluasan listrik ke daerah pedalaman yang memang mayoritas masyarakatnya dalam kelas sosial menengah ke bawah, karena biaya pemasangannya relatif lebih kecil.

Bagaimana, apakah anda sudah menggunakan listrik pintar ini? Jika belum, segera hubungi pihak PLN dan ganti segera listrik pasca bayar anda dengan listrik pintar ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *